Sungguh telah datang suatu bulan yang selalu kita rindukan. Bulan madrasah. Bulan pendidikan. Dan bulan dibentuknya pribadi-pribadi tangguh dalam iman dan Islam. Para sahabat Radiyallahu 'Anhum menginginkan seandainya seluruh hari-hari mereka adalah adalah bulan Ramadhan. Para pencari ampunan Allah merindukan bulan ini, semoga dosa-dosa mereka diampunkan. Bulan ini juga adalah bulan para perindu Allah SWT. Air mata menetes karena kerinduan pada Pencipta. Hati dan dada bergemuruh mengingat segala keteledoran di masa lalu. Mereka berkata: "Ya Hasrata 'Ala Ma Farrathtu fi Jambillaah..." Alangkah teledornya aku di sisi Allah SWT. Wahai jiwa yang ingin ketenangan, wahai hati-hati yang telah lama kosong dari mahabbah wal inabah, wahai lisan yang kering dari zikrullah...inilah bulan kita...inilah sa'at yang paling indah...jangan sampai kita sia-siakan...!
Selamat menunaikan ibadah puasa. Mohon ma'af lahir dan batin...
blog ini berisi tentang artikel-artikel islami yang bermanhaj ahlussunnah dengan berpegang pada dalil al-quran dan sunnah ash-shahihah
Selasa, 10 Agustus 2010
Rabu, 04 Agustus 2010
Nasehat
Telah diriwayatkan bahwa Abu Syuja' pengarang kitab Al-Ghoyatu Fi Taqrib (matan Abu Syuja' Fi Al-Fiqh Asy-Syafi'i) telah berusia senja. Sa'at itu umur syaikh sudah 150 tahun. Tapi tubuhnya masih kokoh, matanya masih jernih dan otot-ototnya masih kuat dan kekar. Seseorang bertanya: "ya Syaikh...kenapa diusia senja seperti sekarang ini anda masih segar bugar?Apa rahasianya?". Sang Imam menjawab: "Wahai saudaraku...Anggota tubuhku ini tidak pernah melakukan maksiat dari kecil. Karena aku menjaga diriku ketika muda, maka Allah menjaga diriku diusia tua seperti yang engkau lihat"!
MasaAllah...alangkah indahnya!Seorang hamba selalu dijaga oleh Allah SWT. Allah ingin yang terbaik untuk hamba-Nya, tapi kita malah menghancurkan diri kita sendiri dengan dosa. Dosa tidak hanya berpengaruh pada jiwa, tapi juga raga. Betapa banyak pemuda tua sebelum waktunya...!Allah Musta'an...
MasaAllah...alangkah indahnya!Seorang hamba selalu dijaga oleh Allah SWT. Allah ingin yang terbaik untuk hamba-Nya, tapi kita malah menghancurkan diri kita sendiri dengan dosa. Dosa tidak hanya berpengaruh pada jiwa, tapi juga raga. Betapa banyak pemuda tua sebelum waktunya...!Allah Musta'an...
Selasa, 03 Agustus 2010
Setetes Embun
Dunia ini sungguh aneh. Tapi yang paling aneh adalah kita sadar bahwa Allah adalah Pencipta kita, tapi kita malah melupakannya. Kita sibuk dengan sesuatu yang fana. Sehari kita hidup di dunia, kita habiskan dengan dengan senda gurau dan sesuatu yang tidak berguna. Mengejar dunia, popularitas dan kemegahan supaya dibilang orang hebat, orang pintar dan orang yang harum dalam relief sejarah. Mari kita layangkan pandangan kita kepada sejarah salafus shalih yang menyerahkan hidupnya untuk agama Allah. Mereka tidak mengharapkan nama, ketenaran dan pujian dari manusia. Justru mereka memakai pakaian ketawadhuan yang luar biasa. Makanan mereka adalah zikir kepada Allah. Pakaian mereka adalah ketauhidan. Dan perhiasan mereka adalah taqwa.Sungguh jauh kita dari keindahan hidup mereka. Wahai jiwa yang kerdil...! Wahai jasad yang lupa dengan yang Maha menciptakan...!Wahai orang-orang yang melampaui batas....! Mari kita kembali kepada manhaj keselamatan dengan totalitas ibadah sesuai dengan quran dan sunnah. Betapa indahnya hidup kita bersama kalam Allah!Betapa mulianya kita kalau mendapatkan minuman kecintaan-Nya. Semoga jiwa yang gersang kembali subur dengan tetesan embun tauhid dan zikir.
Senin, 02 Agustus 2010
Renungan
Kita bersyukur kepada Allah bisa mempelajari Al-Quran dan Hadits sebagaimana Al-Quran itu diturunkan dan seperti hadits itu diucapkan Rasulullah SAW. Kita sekarang bisa menikmati qiraah sab'ah dengan metode syafawi dari masyayikh yang mutqin dalam qiraah. Sehingga kualitas bacaan hafalan quran kita sesuai dengan bacaan Rasulullah SAW. "Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari quran dan mengajarkannya". Adakah kemuliaan yang melebihi kemuliaan becengkrama dan hidup bersama Al-quran? Sungguh merupakan sebuah kepiluan bagi saudara-saudara kita yang sibuk dengan senda gurau dan main-main!Kita selalu berdo'a kepada Allah agar bisa selalu istiqamah dalam menghidupkan sunnah dalam hidup kita. Minimal dalam diri kita sendiri dan dalam ruang lingkup keluarga kita. Tiada kekuatan bagi kita kecuali bersama perteolongan Allah SWT.
kenikmatan menghafal al-quran
Orang yang menghafal al-quran dengan penuh keikhlasan dan tujuannya hanya mencari ridha Allah, ia akan merasakan kenikmatan dan kebahagiaan yang tidak bisa ditandingi oleh kenikmatan apapun di dunia ini
Langganan:
Postingan (Atom)